Courtesy GS1 IndonesiaBarcode adalah grafik berbentuk batang (bar) yang digunakan untuk mewakili sistim kode nomor pengidentifikasian. Dalam praktek utamanya, barcode diaplikasikan pada sistim nomor untuk pengidentifikasian barang/jasa perdagangan GTIN (Global Trade Item Number), GLN (Global Location Number), SSCC (Serial Shipping Container Code), buku (ISBN), terbitan berkala (ISSN), dan lain-lain sistim kode nomor identifikasi termasuk yang dibuat untuk keperluan internal.

Penggunaan barcode dalam pengkode-an GTIN, merupakan salah satu contoh penggunaan barcode terbesar yang telah diterapkan oleh lebih dari 1.000.000 perusahaan di dunia.

GTIN (Global Trade Item Number) adalah sistim penomoran yang mengidentifikasikan secara unik barang dagangan (trade item) atau jasa (services) yang diperdagangkan secara komersial. Penggunaan GTIN akan memudahkan proses informasi di jalur perdagangan. Pengaturan yang menyangkut pengalokasian nomor GTIN mengikuti standar yang berlaku universal.

GTIN merupakan nomor index atau kunci untuk meng-akses informasi atau data yang terkait pada produk tersebut . GTIN tidak mengandung informasi mengenai produk yang diidentifikasikan. Disini GTIN hanya berfungsi seperti misalnya pada nomor Plat Mobil.

Segala produk yang akan melalui Point of Sale (POS) atau kasir disyaratkan untuk menggunakan barcode yang dapat mengandung informasi dalam bentuk simbologi EAN-13. Setiap jenis produk atau jasa mempunyai barcode yang berbeda (unik).

Dalam era perdagangan global saat ini, penerapan barcode atas produk-produk dan jasa-jasa menjadi mutlak demi efisiensi dan kemudahan pengelolaan rantai suplai mulai dari fabrikan, gudang, distributor hingga pengecer.

Penerapan barcode adalah SYARAT MUTLAK bagi keterlibatan usaha anda dalam perdagangan modern.

Semakin banyak pihak-pihak terkait dalam rantai suplai yang mensyaratkan agar setiap produk yang didistribusikan atau diperdagangkan melalui jalur mereka untuk memiliki nomor identifikasi barcode yang unik, absah (legitimate), berlaku internasional dan kami siap untuk membantu anda mendapatkannya.

Contoh kasus, sebuah perusahaan pupuk, ekspor ke negara asia sampai saat ini belum menggunakan barcode untuk produk yg diekspor ke negara tersebut, apakah perlu?

Sebaiknya disiapkan, karena apabila sewaktu-waktu bila diperlukan untuk kepentingan tracking & tracing sudah siap, Karena barcode juga merupakan identitas produk dan perusahaan

Silahkan menghubungi kami sekarang juga.

Contoh Sertifikat Barcode Indonesia:

sertifikat barcode indonesia

Be Sociable, Share!